Omuniuum - archive site

small shop of reading an listening

Year: 2012 (Page 1 of 5)

Blog | Semacam Catatan Akhir Tahun Best Seller Cd di Omu

Akhir tahun merupakan saat yang tepat untuk berbagi pengalaman yang dialami sepanjang tahun yang sudah dilewati. Menyambut awal tahun 2013 yang tinggal beberapa hari lagi, berikut semacam tulisan dari salah seorang pemilik Omuniuum yang berbagi cerita tentang best seller Cd di Omu sepanjang tahun 2012. Mari. 🙂

__________________________

Awalnya, seorang teman di twitter, salah seorang penggiat skena, promotor oke dari ibukota, Ferry Darmawan yang tergelitik bertanya pada saya soal best selling Cd di Omu selama tahun 2012. Saya juga jadi ikut tergelitik karena ingin tahu. Data pun di cek, saat itu baru tengah November. Saya memberikan gambaran kasar soal siapa saja yang masuk tiga besar lewat obrolan di twitter sekaligus menjanjikan kalau saya akan menulis soal best selling cd di Omu. Sesuai janji saya pada Ferry, inilah cerita dari Omu yang saya juluki sebuah toko kecil di tengah kota.

Saya masih ingat bulan itu, bulan April saat manajer Komunal dan vokalisnya yang hobinya ngopi mampir ke Omu dan memberitahu soal rilisnya album baru mereka. Juga masih ingat kekagetan kami, saya dan Mas Trie juga beberapa teman yang lain saat diberitahu kalau untuk jangka waktu tertentu albumnya hanya mau diedarkan via Omu.

Protes sempat disampaikan, maksudnya gimana dengan kolega yang lain? Kan ga enak, begitu alasan saat itu, sembari karena bandnya ngotot, kami tetap menjalankan semua rencana promo. Penjualan berjalan, kami cukup ketar-ketir, heboh, deg-deg-an dan juga seru sekaligus repot tentu saja karena peminat albumnya banyak.

Itu sekilas cerita Gemuruh Musik Pertiwi, peraih best album ICEMA 2012, urutan tiga best selling album di Omu tahun 2012. Albumnya terjual kurang lebih 600 keping sejak April sampai Desember.

Lalu kami bertemu dengan bulan Juli, saat seringai merilis Taring. Dari awal, Arian13 sudah memberi sinyal kalau album Taring edisi deluxe hanya akan dijual via Omuniuum dan Lawless dan versi reguler lewat jalur distribusi ke toko-toko cd pada umumnya. Seringai dengan front man Arian13, dari dulu menurut saya pribadi adalah orang yang paling bisa membuat isu yang hip, tentu saja itu juga berlaku untuk bandnya. Seringai bisa jadi punya cara marketing yang jitu untuk bersiap menyambut rilisnya album baru mereka.

Dan ya, antrian terjadi pada hari H. Sms tak berhenti, jalur terima order dan pengiriman pun padat. Keribetan yang tidak sia-sia, edisi deluxe yang jumlahnya 450 keping ludes dalam 3 hari. Ditambah edisi reguler, album Taring berada di urutan dua best selling Cd di Omu dalam jangka waktu kurang dari setahun. Lima bulan, hampir 800 keping.

Setelah Juli, kami bertemu dengan Sarasvati di bulan November. Ini kisah yang lain lagi. Diawali dengan rencana konser Nishkala yang dibarengi peluncuran album Mirror dan buku baru Risa Saraswati Maddah pada awal November, kami cukup dibuat ikut sibuk ini itu, jualan tiket dan lain-lain termasuk ketar-ketir saat menunggu album baru datang pada hari H konser Nishkala di Sabuga.

Kami masih ingat kalau kami mengumumkan Cd Mirror memang sengaja dijual setelah konser usai agar penonton mendengar dullu materi album baru Sarasvati, padahal yang terjadi adalah ada kesalahan teknis dan Cd mungkin baru datang pada saat konser mau selesai. Kami berjaga di booth merchandise, menunggu Cd Mirror datang sembari bolak-balik nonton konser dan untungnya, Cd-nya datang setengah jam sebelum konser selesai.

Bulan lalu, saat berencana mengumpulkan data penjualan, kami juga masih berpikir kalau tidak mungkin Sarasvati mengalahkan Seringai dalam penjualan Cd, tapi data berkata lain. Mirror, menyalip pada bulan Desember, berada di urutan satu best selling Cd di Omu tahun 2012. Angkanya beda 50 keping dengan Taring, Mirror terjual hampir 850 keping dalam waktu dua bulan, November sampai Desember.

Mirror, Taring dan Gemuruh Musik Pertiwi adalah tiga besar Cd yang paling banyak terjual di Omu selama tahun 2012. Urutan selanjutnya disusul oleh Payung Teduh – Dunia Batas, Sarasvati – Story Of Peter, Pure Saturday – Grey, Tulus – S/T, kompilasi Radio Killed TV Star, Rajasinga – Rajagnaruk, Angsa & Serigala S/T.

Mungkin sudah diduga sebelumnya, mungkin juga ada yang kaget, mungkin ada yang tertawa karena angkanya bisa jadi kecil sekali untuk skala nasional.

Kami dengan tulisan ini ingin berbagi kegembiraan, berbagi rasa terima kasih bagi para pemberi kepercayaan, juga untuk semua pihak yang telah membantu, lalu tentu saja untuk para penggemar yang setia membeli rilisan fisik, para pengunjung Omu, para pembeli dari luar kota, untuk kalian semua dimanapun kalian berada, tulisan ini tidak akan pernah ada dan Omu juga tidak pernah bisa bertahan sampai titik ini kalau tidak ada kalian.

Selamat menyambut tahun 2013, selamat berlibur dan berkumpul bersama keluarga. Semoga tahun depan makin banyak rilisan bagus! 🙂

ditulis dari ruang belakang Omu, tempat berkeluhkesah dan berbagi kegembiraan,
– Boit

* By the way, kalo urutan album lokal terbaik dan paling sering saya puter pribadi, tahun ini, urutannya Komunal – GMP, Seringai -Taring, Sarasvati – Mirror + Payung Teduh – Dunia Batas.

 

Konser | Clashperience

CLAS MILD PRESENT “ CLASPHERIENCE – The  High Definition Music Experience”

Manjakan telinga dan Mata anda melalui teknologi 3D Surround Sound dan 360° Visual Mapping Projection

Menampilkan ROSSA , SANDHY SONDORO , JUDIKA dan ANDIEN

Jumat , 28 Desember di Harris Hotel – Festival Citilink , jl. Peta – Pasir Koja , Bandung

Harga Ticket :
Diamond Rp. 500.00,- , Platinum Rp. 250.000,- , Gold Rp. 150.000,- , Silver Rp. 100.000,-
PRE SALE TICKET :  9 DESEMBER 2012 – 23 DESEMBER 2012
Diamond Rp. 300.00,- , Platinum Rp. 150.000,- , Gold Rp. 100.000,- , Silver Rp. 75.000,-
PRE SALE Tersedia di Omuniuum yaks! 🙂

Be The 1st to Experience the High Definition Music Atmosphere

Konser | Hellprint Metalfest – Monster Of Noise


 
Hellprint Metalfest – Monster Of Noise
Tiket Presale Rp 30.000,- Sudah Tersedia di Omu !!
Gratis Cd Kompilasi + Stiker + Poster
( Bonus 3 Macam & Persediaan Terbatas )
Hellprint Metalfest – Monster Of Noise
1 Hari – 80 Band – 3 Stage
Mulai Jam 10.00 – 21.00 Wib
Minggu, 6 Januari 2013
Lanud Sulaiman Bandung
Burgerkill
Seringai
Rudal
Jasad
Forgotten
Don Lego
Rosemary
Mesin Tempur
Tcukimay
Undergod
Bleeding Corpse
Dajjal
Hellgods
Kedjawen
Jeruji
Outright
Billfold
Gugat
Godless Symptoms
Noin Bullet
Kaluman
Demonsdamn
Auticed
Saffar
Xtab
Tragedi
Injected
Komplete Kontrol
Dark Terror
Nothing New
Mawar Berduri
Jari Tengah
Insulin Coma
Powerpunk
Dislaw
Nectura
Medusa
Revenge The Fate
Last Kiss From Avelin
Youthfull Aggression
Fragment Of Euthanasia
Humiliation
Lumpur
Tikus Kampung
Discont
Girlzeroth
Sundality
Digging Up
Hibrani
Pigphobia
Dead With Falera
Bye Bye Bunny
Train For Fly
Impish
Life After Death
Tirani
Demonstorm
Tiga Belas
Khasarath
Cannabies
Manipulator Death
Blasphemous
Execute
Rockgod
Last Redemption
Tenton Hammer
Halte
Cast Away
Sakerat
Distress
One Spirit For All
Faith Must Pain
Necro Terror
Between
Illution Of The Death
Tembak Mati
Cigah Sato
Valka
Vultures
Barbar

Benefit Tshirt | #SaveOrangutans


#SaveOrangutans
Benefit Tshirt
Artwork By Ykha Amelz
Harga Rp 150,000 (belum termasuk ongkir)
Semua Profit akan disumbangkan ke Borneo Orang Utan Survival Foundation
(www.orangutan.or.id)
tersedia size S M L XL XXL
S : 50 X 67
M : 52 X 69
L : 55 X 71
XXL : 63 X 77
Pemesanan via SMS 087821836088
nama | alamat | pesanan | size
via email ke omuniuum@gmail.com
nama | alamat | pesanan + size | no hape
Omuniuum
Ciumbuleuit 151 B lantai 2 Bandung 40141
022-2038279 | 087821836088
http://omuniuum.net
 

Donasi | Bottlesmoker Flip Donation

Bottlesmoker Smiles to Bandung merupakan program dari Bottlesmoker untuk Bandung yang bertujuan untuk memberikan semangat dan bantuan kepada teman-teman kita di Soreang, SLB dan Rumah Yatim di Bandung.
Dengan apa? Kita berpegang pada gerakan free share maka sudah terbiasa kalau karya-karya kita dibagikan secara gratis dan bebas dinikmati oleh siapapun. Dalam program ini, kita akan membagikannya dengan cara yang sudah lama kita gunakan namun masih berjalan sampai sekarang, yaitu dengan metode SASE (Send Address Stamped Envelope).
Apa itu SASE?? adalah suatu metode, dimana teman-teman bisa mengirimkan CD/DVD kosong ke alamat kita atau via dropbox. Lalu kita akan burn CD?DVD kosong tersebutdengan karya Bottlesmoker (photo, bootleg, video, mp3 dll) nanti kita akan mengirimkan kembali ke alamat teman-teman.
Lewat program Bottlesmoker Smiles to Bandung, Bottlesmoker akan membagikan DVD Bottlesmoker Theater of Mind Concert. Teman-teman bisa dapetin DVD-nya dengan cara membantu kita mengumpulkan donasi untuk Soreang Kabupaten Bandung. Cara bantunya,kirim surat yang berisi DVD kosong, data diri, perangko balasan, dan donasi dalam bentuk cash.Proses ini akan dibantu oleh teman-teman dari ARDANgroup, Omuniuum dan MyOyeah.
Terus DVD kosongnya buat apa?? Nah, kita akan kirim balik surat-surat tersebut dengan melampirkan DVD yang sudah diisi denganfile DVD Bottlesmoker Theater of Mind Concert, terus donasi yang dilampirkan teman-teman tentunya akan kita sumbangkan. 🙂
Konten isi surat yang dikirim :
Data diri : (dalam secarik kertas)
Nama :
Alamat :
Alamat Tujuan CD :
Twitter :
Email :
No. Telepon :
DVD blank : (yang nantinya untuk kita isi dengan file DVD konser Bottlesmoker).
Lampirkan uang donasi dengan jumlah sumbangan tidak ditentukan.
Perangko Balasan (untuk kirim ulang).
 
Program ini akan berlangsungsampai akhir tahun 2012.
Periode pengiriman surat Bottlesmoker Smiles To Bandung.
dimulai : 2 Desember 2012
diakhiri : 31 Desember 2012
Periode pengiriman ulang : Awal Januari 2013 🙂
*periode pengiriman dan pengiriman ulang kapanpun bisa berubah tetap perhatikan timeline twitter kami.
Setiap surat kiriman, ditampung di 4 titik, di Basecamp Bottlesmoker (via pos), dan (via dropbox point) di ARDAN, Omuniuum dan myOyeah. Semua donatur mengirimkan amplopnya sampai batas waktu ditentukan, dan pada bulan Desember semua amplop yang terkumpul akan diproses oleh pihak Bottlesmoker untuk dikirimkan kembali ke donatur dengan isi materi DVD konser burning-an, plus personal notes dari Bottlesmoker dan ARDAN. Kami akan mention donatur via Twitter sebagai bukti pengembalian surat. 🙂

Konser | Rumahsakit Album Launching I.C.U 12.12.12


Rumahsakit Album Launching
I.C.U 12.12.12
Rabu – 12 Desember 2012
Pukul: 20.00-selesai
Tempat: Eclectic Resto & Bar Cilandak Town Square – Jakarta
Tiket: Rp. 60.000 atau Rp. 85.000(+CD) tersedia di Omuniuum HeyfolkShop Gigsplay.
(Sudah termasuk satu gelas minuman dan booklet bagi 50 pembeli tiket pertama) Pembuka: Ballads of the Cliche
L’alphalpha
DJ Robot
MC: Gilang Adjis Doaibu
VJ: Arbwork

Follow :@_rumahsakit @eclecticjkt @srmbands
Kontak:
@satriaramadhan
+62818496654
Jl. Bumi 17, Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia 12120

Pers Rilis | Maddah (Book by Risa Saraswati) & Mirror (Album by Sarasvati)

 

“Maddah adalah perpanjangan,” begitu ungkap Risa Saraswati saat ditanya mengenai makna dari judul bukunya yang baru. Ditulis dan diterbitkan kurang dari setahun setelah rilisnya Danur, buku pertamanya, menunjukkan produktifitas Risa dalam menulis.

 Awalnya Risa menulis di blog pribadinya sampai pada akhirnya menarik perhatian salah satu penerbit yang mencium bakatnya dan menawarinya untuk membukukan kayanya. Bermodal itikad yang kuat tanpa pengetahuan seputar seluk-beluk dunia penulisan buku dan sasrta, Risa memberanikan diri untuk menyambut tawaran itu dan merilis “Danur” pada tahun 2011 silam. Ternyata, buku pertamanya berhasil mendapatkan perhatian pembacanya, meskipun Risa menawarkan karya yang mengusung tema yang sedikit berbeda dengan penulis-penulis kebanyakan. Sejatinya hal-hal yang dikisahkan Risa adalah hal-hal yang biasa terjadi di sekitar kita. Ada kisah cinta, persahabatan, eratnya kasih sayang keluarga, serta pahitnya cerita tragedi. Namun, apa jadinya saat karakter yang diceritakan olehnya tidak berasal dari alam yang sama dengan kita semua, manusia biasa?

 Mengikuti jejak “Danur” yang merupakan komplemen dari album musik “Story of Peter”, album pertama dari band Risa, Sarasvati, Maddah juga begitu. Beberapa cerita yang terdapat dalam Maddah bisa ditemui dalam album “Mirror” yang dirilis berbarengan dengan peluncuran bukunya. Bukan suatu kebetulan memang, karena sejatinya kisah-kisah yang ditulis Risa dalam “Maddah” adalah inspirasi dari penciptaan lagu-lagu di album terbaru Sarasvati, “Mirror”.

 “Kalau menulis buku adalah bagian saya pribadi, maka untuk penciptaan musik, saya harus berterimakasih pada Sarasvati (band saya). Beruntunglah saya bertemu dengan mereka, dan akhirnya kita bersatu menjadi band, yang untuk saya pribadi, adalah sebuah keluarga,” ungkap Risa. “Pada awalnya Egi Anggara yang membantu saya menterjemahkan musik yang ada di dalam kepala saya menjadi lagu-lagu dan menjadi sebuah album penuh”, ungkapnya lagi. Berangkat dari inti atom yang terdiri dari Risa dan Egi, maka terbentuklah SARASVATI, sebuah entitas musikal yang menyertai dan menjadi bagian dari karir musik Risa.

 Terlepas dari aspek lirikal yang terinspirasi dari pengalaman pribadi Risa yang dekat dengan alam berbeda yang berada di luar pemahaman kita pada umumnya, secara musikal, Sarasvati masih mengusung warna musik yang setia dengan pakem di album sebelumnya. Namun, banyak eksplorasi baru yang dilakukan Sarasvati di album ini. Album “Mirror” lebih menonjolkan iringan orkestrasi, lebih dominan jika dibandingkan “Story of Peter”. Warna-warna baru muncul sebagai bentuk kreativitas pribadi para personel, seperti Hinhin Akew (guitar), Gallang Perdhana (bass), Yunita Rachman (keys), dan Papay Soleh (drums), di mana masing-masing mendapatkan porsi kontribusi kreatif pada departemen musik. Egi Anggara (guitar), arranger utama di album perdana, masih dominan porsinya sebagai arranger utama di album kedua ini.

Highlights dari “Mirror” adalah beberapa kolaborasi dengan sejumlah musisi lintas genre yang semakin memperkaya warna musikal di album ini. Passion Risa terhadap music tradisional Sunda, dimanifestasikan dalam interpretasi “Gloomy Sunday” karya Rezso Seress berkolaborasi dengan Trah Project, proyek musikal dari Gigi Priadji (programming), yang juga adalah personel Sarasvati. Risa juga tampil berduet dengan Arina Ephipania (Arina Mocca) dalam lagu “Danur” dan Cholil Machmud (Cholil Efek Rumah Kaca) dalam lagu “Mirror”. Selain itu, gitaris Gigi Dewa Budjana menyumbangkan permainan gitarnya yang apik dalam lagu “Solitude”.

 Maddah dan Mirror adalah satu kesatuan yang saling melengkapi, keduanya terpisah namun membentuk satu keutuhan. Membaca Maddah, sembari mendengarkan Mirror, atau menikmati musik Mirror sambil mencari tahu kisah-kisah lebih detailnya di dalam Maddah, demikianlah harapan Risa Saraswati dan Sarasvati kepada para penikmat buku dan penikmat musik. Melalui Maddah dan Mirror, pembaca dan penikmat musik akan diajak untuk menyelami kisah-kisah Risa Saraswati dan pengalaman musikal ala Sarasvati.

 Ditulis oleh Iit Sukmiati dan Pak Dosen
 
Untuk pemesanan CD Mirror dan buku Maddah, sementara hanya melalui Omuniuum atau mention @omuniuum
 

+

 

Sertakan nama, alamat, nomer telepon, kode.
kirim ke email omuniuum@gmail.com / order@omuniuum.net

 

atau sms via 087821836088
Pembayaran transfer via rek BCA/Mandiri/BNI
Pengiriman memakai jasa JNE.

 

*Jika dalam waktu 3 hari tidak ada transfer, pemesanan
dianggap batal*

 

+ Omuniuum +
Ciumbuleuit 151 b Lt.2 Bandung 40141
ph. 022-2038279
087821836088

+++++

Anak keduaku telah lahir di awal bulan November, kuberi judul “Maddah” yang kuambil dari saduran bahasa Arab yang artinya “dibaca panjang”. Kudefinisikan “Maddah” sebagai perpanjangan dari buku pertamaku “Danur”.  Kembali kutelanjangi kehidupan pribadiku bersama “Mereka”, bukan untuk menyelewengkan kepercayaan kalian tentang keberadaan mereka… aku hanya ingin kalian membaca kisah-kisah mereka, itu saja. Aku tergugah dengan penuturan mereka yang merasa pernah punya kehidupan, dan memberikan banyak pandangan baru tentang hidup. Aku harap kalian bisa merasakan apa yang pernah kurasakan… itu saja.

Bersama tim mandiri kali ini dan bantuan sposor (Djarum Black Mild), kuterbitkan “Maddah” tanpa memakai nama besar Penerbit. Dibantu oleh Maria M Lubis sebagai Editor, Isa panic monsta sebagai ilustrator, Herry Sutresna sebagai Designer buku, dan Iit Sukmiati sebagai Proof reader. Jika kalian semua bertanya-tanya “Sudah adakah Maddah di toko buku besar”, kujawab “Belum dan mungkin Tidak akan Ada”, karena tidak ada nama besar perusahaan penerbit pada kelahiran anak keduaku ini.

“Selamat datang di kehidupanku… kehidupan sahabat-sahabatku… kehidupan yang mungkin akan membuat kening kalian mengernyit…”

Risa Saraswati

Konser | Nishkala Sarasvati


Nishkala Sarasvati
Sasana Budaya Ganesha Bandung
Kamis 1 November 2012
Open Gate 19.00 WIB
Presale Tiket IDR 75,000 + Maddah [Buku Risa Saraswati]
Tiket tersedia di Omuniuum, bagi pemesan luar kota Bandung:
SMS : 087821836088 nama + no KTP/SIM + pesanan tiket
Email: Omuniuum@gmail.com [nama, alamat, No KTP/SIM, No hape]
Batas waktu pemesanan dan transfer untuk luar kota Bandung tanggal 28 Oktober 2012.
Sampai jumpa di malam jumat! 🙂

Pers Rilis | Ivanna – Sarasvati

KETIKA sebagian orang memilih kisah asmara, kesedihan, patah hati atau kisah hidup untuk dijadikan tema sebuah lagu, sebetulnya begitu pula dengan Sarasvati. Bedanya, kisah hidup yang disampaikan melalui lagu-lagu Sarasvati adalah kisah tragis dari “negeri seberang”.

 Negeri seberang yang dimaksud di sini tentu saja bukan bentuk negara secara fisik tapi mungkin lebih tepat disebut “dunia lain”. Aroma horor, mistik, seram, mengalir keluar dari seluruh karya yang dibuat. Tapi itulah, begitulah adanya Sarasvati.

 Digawangi oleh Risa Saraswati yang dianugerahi kelebihan untuk bisa berkomunikasi dengan mereka yang sudah berada di dunia lain, dengan utuh penuh, Sarasvati menangkap seluruh kisah yang disampaikan oleh Risa.

 Sarasvati yang awalnya merupakan proyek solo Risa Saraswati, kemudian melewati proses dan banyak, hingga kini seluruh personel Sarasvati yang sekarang berjumlah 11 orang termasuk Risa sendiri.

 Album “Story Of Peter” dirilis tahun 2010, menceritakan kisah Risa bersama kelima temannya yang tidak kasat mata di masa kecilnya. Kemudian dilengkapi dengan karya tulis Risa berjudul “Danur”. Tahun ini, tepatnya 1 November 2012, melalui sebuah konser bertajuk “Nishkala”, Sarasvati akan bercerita kembali dengan bahasa lagu tentang kisah-kisah Risa melalui sebuah album baru berjudul Mirror.

“Mirror” menurut Risa adalah sebuah sudut dan cara pandang di luar batas pandang manusia pada umumnya, pandangan lain dari mata lain yang berada di dalam cermin. Dia selalu membayangkan dunia di balik kaca. Bagaimana jika bukan kita yang melihat bayangan kita dalam cermin, melainkan melihat mereka yang tidak tertangkap oleh cermin yang melihat kita?

 Single “Ivanna”, dipilih untuk dirilis terlebih dahulu sebagai pembuka untuk memasuki “Mirror”. Kisah tentang Ivanna, dapt dibaca melalui buku berjudul “Maddah” yang akan dirilis bersamaan dengan album ini pada konser nanti.

 “Setelah album ini rilis, apakah Sarasvati akan bubar atau jalan terus, kita lihat saja nanti. Yang pasti, Sarasvati akan menjalani satu atau dua tahun berkarya memperkenalkan Mirror ke telinga banyak orang, Harapan saya, jangan sampai formasi Sarasvati yang sekarang berubah lagi karena apa yang saya lewati dengan mereka membentuk apa yang akan disajikan di album dan di konser nanti,” begitu ucap Risa ketika bercerita tentang Sarasvati.

Saat ini, Sarasvati adalah Risa Saraswati (voc), Egi Anggara (guitar, arr), Hin-Hin Akew (guitar), Gallang Perdhana (bass), Gigi Priadji (sequencer), Iman Jimbot (kecapi suling), Yura Yunita (keyboard), Putri Ajeng Diva (keyboard), Shella Safira (back voc), Sheryta Arsallia (drum) dan Fajar Shiddiq (drum).

[soundcloud url=”http://api.soundcloud.com/tracks/63882532″ iframe=”true” /]
Technical Details:
Duration: 04:40
Song by: Sarasvati
Lyrics by: Sarasvati
Producer(s): Sarasvati, Egi Anggara, Innu Regawa
FURTHER INQUIRIES:
Contact:
Innuendo Artist Management
(T: @innuendo_com; mail: innuendo.co@gmail.com)
Jl. Johar No.1 Bandung
Syauqy – 08122025697
 

Konser | Djakarta Artmosphere 2012


:: DJAKARTA ARTMOSPHERE 2012 ::
An Event Of Arts And Music Concert With Collaborative Performances.
Saturday, Nov 10th, Balai Sarbini, Jakarta
7PM Onward!
DJAKARTA ARTMOSPHERE 2012 Collaboration Line Up :
– SHAGGY DOG + Bob Tutupoly
– The S.I.G.I.T + Benny Soebardja
– ZEKE KHASELI + Ermy Kullit
– The Upstairs + ANDY AYUNIR
 
DJAKARTA ARTMOSPHERE 2012 tickets on SALE NOW!!
Early bird : IDR 100.000
On the spot : IDR 125.000
Order your Djakarta Artmosphere ticket now at..
Gigsplay (Bandung GIGS / event schedule) : Festival & Sector B
Heyfolks Shop : Sector C
G Production : Sector D & F
Ruru Shop : Sector G
Omuniuum : Sector H
*More info : text/call to 081310-081510 (Jingga)*
Follow @djaksphere
#djaksphere

Page 1 of 5

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén